panen apel_agrosuksesDOTcom

Kisah penuh hikmah disuatu pagi, saat Pa Sugeng seorang yang cukup terpandang didesanya memanggil 3 orang pemuda desa, Bejo, Ari dan Anto.. Lalu ia memberi pisau dan karung, kemudian meminta agar 3 pemuda tsb mengambilkan buah-buahan yang ada di kebunnya..

Bejo dengan semangat memanjat pohon, lalu mengambil buah-buahan yang terbaik dan dimasukkan ke dalam karungnya..

Sementara Ari dan Anto malah meledek “hei Bejo sok rajin amet sih loe, pakai manjat2 pohon segala.. Emang dibayar berapa..loe? ha ha..” Mereka berdua menertawakan bejo dan mereka hanya memungut buah-buahan busuk dan yg sudah terjatuh di tanah..

Setelah sore hari Pa Sugeng memanggil mereka ber 3 kembali, “ayo anak-anak silahkan dimakan dan dibawa pulang ya buah-buahannya.. Anggap saja hadiah dari saya”…

Siapa yg untung?? Tentu saja Bejo dia bisa menikmati buah2an yg terbaik yg tadi pagi dipetiknya..

Bagaimana dengan Ari dan Anto.. Mereka berdua hanya menyesali kemalasan mereka sendiri, tidak mau melakukan yg terbaik saat diberi kesempatan..

Begitulah hidup ini, waktu yg kita miliki ibarat sebuah karung, yang akan kita isi dengan buah2an terbaik yaitu amal ibadah kita dan segala kebaikan kita kepada sesama manusia..

Namun kemalasan kita sendiri dalam beribadah serta keengganan kita berbuat baik pada orang lain, menyebabkan karung kita terisi penuh dengan sampah dan kotoran..yaitu dosa dan perbuatan buruk..

Kadang kita menertawakan seseorang dengan melabeli mereka “sok alim, sok rajin ibadah, sok paling baik, sok suci, dsb..” Padahal orang-orang itu lagi sibuk mengisi karungnya dengan yg terbaik..

Lalu siapa yg akan menikmati isi karung itu?? Tentu kita sendiri..
Dan siapa pula yg akan menyesali isi karung itu?? Ya tentulah kita sendiri..

Semoga bermanfaat
Isi harimu selalu dengan kebaikan..
Salam bang Taqwa